بسم الله الرحمن الرحيم

About

Kamis, Januari 26, 2012

Dalam Nadiku Tiada Ahimsa

Apabila nanti kau datang lagi dalam usia senja
Jangan salahkan aku jika aku bilang, “Untuk apa,
Dalam nadiku tiada ahimsa”

Lalu kau akan menjawab, “Andai waktu mau kembali...”
“Waktu datang dan pergi, datang dan pergi, selalu. Dan selama itu,
Dendam berseru sendiri”

“Sejarah bisa diulang!”, mukamu merah-padam
“Sejarah berulang tapi tak pernah sama, dan pada kesumat yang dalam,
Aku menyerah – hilang suara!”

Dalam nadiku tiada ahimsa
Dendam berseru sendiri
Aku menyerah – hilang suara!


Cimencok, 25 -26 Januari 2012
dari awal malam hingga pagi menjelang

0 komentar:

Poskan Komentar

Selidik

x

Tag