Cermin dan debu bermain di kegelapan
ada tangis
dan kesepian
ada dahaga di pekat malam
Lagi, jangan kau datang
penuhi semua ruang
getar tiada sudah.
Tinggal ilalang
siap kuterjang
Payah sudah!
Terlampau payah:
tinggal tulang
siap berpulang
Padamu?
Ah! Tak sudi ku mengenang.
بسم الله الرحمن الرحيم
Home » Archives for Mei 2008
Kamis, Mei 22, 2008
Patah
Diposting oleh
Johnny Wirjosandjojo
Label:
debu,
johnny,
johnny wirjosandjojo,
kau,
patah,
payah,
pekat,
puisi,
wirjosandjojo
·
0
komentar
Minggu, Mei 18, 2008
Bagimu Negri Tinggal Pasir
Diposting oleh
Johnny Wirjosandjojo
Sekali kau datang
Saat arahku hilang
Kau tiup pelita
Hingga padam semua nyala
Seratus tahun ku menunggu
Panas unggun bersisa abu
Begitu jua semua syair
Bagimu Negri tinggal pasir.
Saat arahku hilang
Kau tiup pelita
Hingga padam semua nyala
Seratus tahun ku menunggu
Panas unggun bersisa abu
Begitu jua semua syair
Bagimu Negri tinggal pasir.
Label:
airmata,
arah,
hilang,
johnny,
johnny wirjosandjojo,
nyala,
padam,
pasir,
pelita,
puisi,
syair,
unggun,
wirjosandjojo
·
0
komentar
Selasa, Mei 13, 2008
Separuhmu Kujenuh
Diposting oleh
Johnny Wirjosandjojo
Kau goreskan separuh luka
pada lenganku.
Kau sumpalkan separuh dusta
pada otakku.
Kau lambaikan separuh cinta
pada dadaku.
Cuma separuh!
padahal kupinta utuh
duri pun ta' apa
biar semua dibanjir darah
asal hampa hilang-tiada.
Tapi unggun kini tinggal kerlip
dan tanah sesak
terkubur bangkai tulip.
Pupus semua
lilin-lilin remuk-runtuh.
Jadi tutup segala gaduh
pada hati ku sudah jenuh.
pada lenganku.
Kau sumpalkan separuh dusta
pada otakku.
Kau lambaikan separuh cinta
pada dadaku.
Cuma separuh!
padahal kupinta utuh
duri pun ta' apa
biar semua dibanjir darah
asal hampa hilang-tiada.
Tapi unggun kini tinggal kerlip
dan tanah sesak
terkubur bangkai tulip.
Pupus semua
lilin-lilin remuk-runtuh.
Jadi tutup segala gaduh
pada hati ku sudah jenuh.
Label:
darah,
dusta,
haduh,
hampa,
jenuh,
johnny,
johnny wirjosandjojo,
kau,
luka,
puisi,
unggun,
wirjosandjojo
·
0
komentar
Senin, Mei 12, 2008
Melaut Perih
Diposting oleh
Johnny Wirjosandjojo
Samar-samar kau datang
mendaki kegelapan
dengan sebutir pelita di tangan
Kau bilang 'kan berbagi
tapi mengapa kau ingkar janji
lain pelita mampus
cuma sekuku kerlip
yang sebentar tinggal hangus
Ah!
Kau raba dadamu
juga kurasa 'kan luka yang mengilu
(kau tak mau?)
Jelas kurasa tiada rela
bagiku cuma sisa,
tapi kurenggut saja dari genggammu
dan bayangmu luruh jadi abu
Gelapku tak lagi pekat,
tapi kudengar langkah maut kian dekat
Biar kumasuk perangkap maut
dengan sebutir perih yang melaut.
mendaki kegelapan
dengan sebutir pelita di tangan
Kau bilang 'kan berbagi
tapi mengapa kau ingkar janji
lain pelita mampus
cuma sekuku kerlip
yang sebentar tinggal hangus
Ah!
Kau raba dadamu
juga kurasa 'kan luka yang mengilu
(kau tak mau?)
Jelas kurasa tiada rela
bagiku cuma sisa,
tapi kurenggut saja dari genggammu
dan bayangmu luruh jadi abu
Gelapku tak lagi pekat,
tapi kudengar langkah maut kian dekat
Biar kumasuk perangkap maut
dengan sebutir perih yang melaut.
Label:
bayang,
gelap,
johnny,
johnny wirjosandjojo,
kau,
maut,
pekat,
pelita,
perih,
puisi,
wirjosandjojo
·
0
komentar
Sabtu, Mei 03, 2008
Syair Kalah Saat Patah
Diposting oleh
Johnny Wirjosandjojo
Aku ini dinding batu
pada relief yang luka.
Aku ini debu jalanan
ditiup angin tanpa tujuan.
Aku ini serpihan wajah
tanpa tangan yang menjamah.
Lelah aku sudah
biar membusuk dalam tanah.
pada relief yang luka.
Aku ini debu jalanan
ditiup angin tanpa tujuan.
Aku ini serpihan wajah
tanpa tangan yang menjamah.
Lelah aku sudah
biar membusuk dalam tanah.
Label:
aku,
batu,
busuk,
debu,
johnny,
johnny wirjosandjojo,
patah,
puisi,
syair kalah,
wirjosandjojo
·
0
komentar
Selidik
Tag
- airmata
- aku
- angin
- api
- arah
- asing
- atap
- bachri
- badai
- bagi
- bahagia
- bahtera
- bait
- bandung
- basah
- batu
- bayang
- benderang
- bentuk
- berhenti
- berlayar
- bernyanyi
- biak
- biar
- bibir
- bilang
- bising
- bisu
- bogor
- Bohar
- boneka
- buang
- budak
- bulan
- bunga
- bunyi
- busuk
- buta
- cahaya
- calzoum
- caya
- damai
- darah
- datang
- debu
- dendam
- dendang
- dengus
- deru
- desember
- desir
- desis
- dewi
- dia
- diam
- dingin
- dosa
- drama
- dungu
- duri
- dusta
- engkau
- frekuensi
- gadis
- gagak
- gairah
- gelap
- gelisah
- gelombnag
- gigil
- gila
- gulita
- gundah
- habis
- haduh
- hampa
- hanyut
- harap
- hati
- hening
- hentikan
- hilang
- hilang arti
- hilir
- hujan
- hulu
- ibukota
- Ida
- ingin
- iri
- jadilah
- jalan
- jalang
- jantera
- jarak
- jatuh
- jauh
- jenuh
- jika
- johnny
- johnny wirjosandjojo
- jua
- kabut
- kaca
- kacau
- kaki
- kalimat
- karat
- kata
- kau
- keberanian
- kediaman
- kejar
- kelam
- keluh
- kembali
- kemelut
- kemudi
- kepercayaan manusia
- kerudung
- kesumat
- koin
- ku
- lagi
- langit
- lapuk
- layu
- lebam
- lekas
- lemah
- lentera
- lenyap
- lepas
- luka
- mahabahagia
- makam
- maksud
- malam
- mampus
- manis
- manusia
- marah
- matari
- mati
- maut
- mawar
- maya
- mblekethu
- melawan
- melayang
- melunak
- menang
- menanti
- mencari
- mendadak
- mendiami
- mendiamkan
- mendung
- mengaca
- menggugat
- menyerah
- meridipus
- mimpi
- minggu
- muak
- nadi
- nanah
- nestapa
- ngilu
- nopember
- nyala
- nyanyi
- nyata
- nyeri
- ombak
- omega
- Orakel
- padam
- padang
- panas
- parang
- pasir
- patah
- payah
- pecah
- peduli
- pekat
- pelepasan
- pelita
- penggal
- pengkhianatan masa
- perang
- percakapan
- percaya
- pergi
- perih
- perjanjian
- pohonan
- puisi
- pukau
- pulang
- pupus
- rahwana
- ramaparasyu
- rampas
- rantas
- rasa
- ratap langit
- rayap
- redam
- redup
- rembulan
- remuk
- renta
- resah
- riang
- rindu
- rindudendam
- roda
- rokok
- rumah
- sajak
- sakit
- sanda
- sangkar
- Saraswati
- satu babak
- sayangm basah
- sayap
- segala
- segara
- sejarah
- selintas lalu
- senja
- senyap
- senyum
- senyuman
- sepi
- september
- sesal
- sesudah
- setan
- siapa
- sidang
- sinta
- sorga
- suara
- sunyi
- surat
- sutardji
- syair
- syair kalah
- tali
- tanah
- tanda
- tangis
- tegak
- televisi
- tenggelam
- tentang
- terang
- terbenam
- terbit
- terdiam
- teriak
- terjaga
- tiada
- tinggi
- tinta
- titik
- tuan
- Tuhan
- tukang pangkas
- tuli
- ufuk
- unggun
- usang
- waktu
- warga negara
- wirjosandjojo