بسم الله الرحمن الرحيم

About

Senin, April 02, 2012

Melewati Putaran Pitam (Sajak Saduran)

O Johnny, orang kalah
Dengan dia, kemenangan tak hendak berkawan

Menggigillah dia dalam pakaiannya yang basah
Melewati putaran pitam

Melewati putaran pitam, orang kalah

Melewati putaran pitam
Menggigillah dia dalam pakaiannya yang basah
Melewati putaran pitam

Jika seseorang menemu seseorang
Melewati putaran pitam

Jika seseorang mengecup seseorang
Perlukah ada yang bersedu-sedan

Jika seseorang menemu seseorang

Melewati lembah yang penuh batu
Jika seseorang mengecup seseorang
Perlukah seluruh dunia tahu

Jika seseorang menemu seseorang
Melewati senja yang telah mati
Jika seseorang mengecup seseorang
Itu adalah urusan mereka sendiri

Jika seseorang menemu seseorang
Melewati jalanan berkerikil tajam
Perlukah yang lain mendendam
Pada sesuatu yang seseorang lakukan

Tiap lelaki memiliki kekasihnya dalam masa yang baru
Tidak! Mereka bilang: kebalikannya, Tuan!
Tapi belum semua gadis menyenyumi aku
Ketika melewati putaran pitam

Di antara keramaian, di situ ada pemuja
Yang cintanya belum aku balaskan
Tapi di mana rumahnya atau siapa namanya

Padamu... Ah! Aku tak hendak mengatakan


Utan Kayu Utara, 2 April 2012

09:40

Catatan:
Disadur oleh Johnny Wirjosandjojo dari puisi Robert Burns: Comin Thro' The Rye

7 komentar:

tinutuanskaledo mengatakan...

duh, tadi udah panjang2 komen, eh kehapus...
ngga tau nih jadi bete deh...wkwkwkw

yg aku suka dulu itu dari Robert Burns hanya puisi yg berjudul My Love is a Red-red Rose...tipikal perempuan ya? suka romantisme hehe...puisinya seperti ini:

A Red, Red Rose


Oh my luve is like a red, red rose,
That's newly sprung in June:
Oh my luve is like the melodie,
That's sweetly play'd in tune.

As fair art thou, my bonie lass,
So deep in luve am I;
And I will luve thee still, my dear,
Till a' the seas gang dry.

Till a' the seas gang dry, my dear,
And the rocks melt wi' the sun;
And I will luve thee still, my dear,
While the sands o' life shall run.

And fare thee weel, my only luve!
And fare thee weel a while!
And I will come again, my luve,
Tho' it were ten thousand mile!

so sweet kan? apalagi kalau kekasih jauh2an, serasa maniiis sekali puisi ini heheh...

nah membaca puisimu ini, aku jadi penasaran...seperti apa sih aslinya puisi itu, dan kudapatkanlah...

Standard English Translation

Coming Through The Rye.

Chorus.
O Jenny is all wet, poor body,
Jenny is seldom dry:
She draggled all her petticoats,
Coming through the rye!

Coming through the rye, poor body,
Coming through the rye,
She draggled all her petticoats,
Coming through the rye!

Should a body meet a body
Coming through the rye,
Should a body kiss a body,
Need a body cry?

Should a body meet a body
Coming through the glen,
Should a body kiss a body,
Need the world know?

Should a body meet a body
Coming through the grain,
Should a body kiss a body,
The thing is a body's own

hmm...so poor Jenny eh Johnny was? how come? and what is related to the Johnny now? because he luv the JD.Salinger masterpiece artwork...The Catcher in the Rye...hehehee ;)

...."Among other things, you'll find that you're not the first person who was ever confused and frightened and even sickened by human behavior. You're by no means alone on that score, you'll be excited and stimulated to know. Many, many men have been just as troubled morally and spiritually as you are right now. Happily, some of them kept records of their troubles. You'll learn from them - if you want to. Just as someday, if you have something to offer, someone will learn something from you. It's a beautiful reciprocal arrangement. And it isn't education. It's history. It's poetry."
- J.D. Salinger, The Catcher in the Rye, Ch. 24

one more:
..."It's 'If a body meet a body coming through the rye'!... It's a poem. By Robert Burns.'"
- J.D. Salinger, The Catcher in the Rye, Ch. 22

puisi saduran yg bermakna dalam, tentu bagi penulisnya sendiri...will you be one of the catcher?

Johnny Wirjosandjojo mengatakan...

Entahlah, sejak dua hari yang lalu tiap kali saya hendak meninggalkan komentar di blog/situs yang menggunakan platform dasar blogger.com selalu saja ada lamannya auto-reloadin' dengan sendirinya.

Well, well, well... Entahlah, he. Bagi saya ,makin tinggi ambiguitas sebuah puisi, makin menarik hatilah ia.

Puisi asli:

O, Jenny's a' weet, poor body,
Jenny's seldom dry:
She draigl't a' her petticoatie,
Comin thro' the rye!

Comin thro' the rye, poor body,
Comin thro' the rye,
She draigl't a' her petticoatie,
Comin thro' the rye!

Gin a body meet a body
Comin thro' the rye,
Gin a body kiss a body,
Need a body cry?

Gin a body meet a body
Comin thro' the glen,
Gin a body kiss a body,
Need the warl' ken?

Gin a body meet a body
Comin thro' the grain;
Gin a body kiss a body,
The thing's a body's ain.

---

Gin a body kiss a body
Comin' thro' the grain
Need a body grudge a body
What's a body's ain

Every lassie has her laddie
Nane, they say, ha'e I
yet a' the lads they smile at me
When comin' thro' the Rye

Amang the train, there is a swain
I dearly lo'e mysel'
But whaur his hame, or what his name
I dinna care to tell

...."Among other things, you'll find that you're not the first person who was ever confused and frightened and even sickened by human behavior. You're by no means alone on that score, you'll be excited and stimulated to know. Many, many men have been just as troubled morally and spiritually as you are right now. Happily, some of them kept records of their troubles. You'll learn from them - if you want to. Just as someday, if you have something to offer, someone will learn something from you. It's a beautiful reciprocal arrangement. And it isn't education. It's history. It's poetry."
- J.D. Salinger, The Catcher in the Rye, Ch. 24

?? Awalnya saya agak bingung, seingat saya gak ada kalimat-kalimat ini. Apalagi keterangannya "- J.D. Salinger, The Catcher in the Rye, Ch. 24",... Aha, pasti Mr. Antolini...

Kalau yang kedua, itu sudah pasti ucapan adiknya si Holden, soal "meet" sama "catch..."

Hm, saya tidak tahu apakah Hilda sudah membaca the catcher of the rye sampai habis atau belum, tapi menurut persangkaan kepala saya yang kecil ini, Hilda hanya sekedar menggunakan kata kunci "poetry" saat menelusuri berkas pdf-nya. Entahlah. Perhaps.

Johnny Wirjosandjojo mengatakan...

Saya tahu saduran saya masih jelek, malahan hanya terlihat seperti memoles sedikit puisi orang lain. Kembali ke sekolah dasar lagi. Mutunya serendah daun kelapa yang tua, patah, dan jatuh. Apalagi lihat transisi dari baris ke baris. O my bad...

Puisi ini boleh dibilang versi ke dalam dari Siapa yang Akan Menghentikan Hujan? (Sajak Untuk Ida III

Saya tidak tahu apakah saya perlu membagi dan menerangkan segala hal ihwal puisi jelek ini atau tidak, yang jelas saya sudah ngantuk :p

Ini puisi eksperimen juga, menggunakan lebih dari satu sudut pandang... walaupun ada rima di situ dan -entah kenapa- saya merasa musti mengikuti permainan rima dari puisi asli, rima luar. Padahal, masih enak menggunakan rima dalam.

Ada tekanan yang menguat dan tekanan yang melemah... that's some...

Catcher?

Saya masih belum mengerti kenapa Chapman menembak Lennon, apalagi (katanya) sambil menenteng buku karya Salinger ini... Lennon atau Chapman yang phony?

Saya juga masih belum mengerti kenapa buku ini dilarang di negeri gundul itu...

Ada beberapa hal yang mengantarkan tangan saya kepada puisi ini:

Dunia Si Gambir-nya Umar Singgih, Crows-nya Takahashi Hiroshi, masa-masa SMA yang sepi, 27/28 bulan ini tahun lalu, dan lain-lain. Malas betul saya mengatakan semua...

Saya ada banyak persamaan sifat dengan Holden. Ada senang dan marah-sedihnya sekaligus. Dua-duanya dikarenakan oleh hal yang sama: (ternyata) Ada orang lain di dunia ini yang merasakan hal yang sama dengan yang saya tanggung selama ini.

It hurts much...

Sedari Anda menyadarinya, dunia dan waktu adalah karib erat yang selalu saja membuat Anda kalah, tak pernah memenangkan Anda dalam hal-hal yang Anda maui. Anda marah, sedih, takut, benci, senang sekaligus. Anda merasa sendiri karena tiada seorang pun yang dapat memahami kenapa Anda senang, benci, takut, sedih, marah. Sendiri. Johnny vs The Badass World.

Uh, saya ngantuk. Padahal bagian ini mustinya saya semangat menerangkan. Terimakasih atas kunjungannya pada malam hari...

Moga-moga sehat selalu...

Kapan-kapan saya sambung (jika saya ingat, mau dan mampu)...

tinutuanskaledo mengatakan...

among other things: ch itu chapter, tapi kalo di halaman yg aku punya pdf.nya di hal 102 dan kalau yg ..."It's 'If a body meet a body coming through the rye'!... It's a poem. By Robert Burns.'" itu di hal. 93. Saya kirimkan buku pdfnya ke kamu via email ya...

saya memang memakai kata2 kunci kalo cari sesuatu di mbah google, tapi tdk mengambil hanya sebagian tp melihat scr keseluruhan artikel yg dimaksud...kebetulan yg sy dptkan adalah quotes yg berhubungan dng the catcher in the rye itu dan analisanya hahaha...

kalau mau dilihat, menarik sekali...disini linknya
http://www.goodreads.com/author/quotes/819789.J_D_Salinger

http://www.sparknotes.com/lit/catcher/

enjoy :)

Johnny Wirjosandjojo mengatakan...

Saya kan punya juga filenya. Saya malah pernah mengirimkan ke Hilda via surel...

He, saya tahu kok maksudnya "ch" itu chapter, saya malas buka pdf-nya :D

Maksud saya soal ini:
- J.D. Salinger, The Catcher in the Rye, Ch. 24

Sepele, saya bingungnya Salinger kan pengarangnya, bukan tokoh dalam karya tersebut...

Kalau saya biasanya nulisnya:
- Mr. Antolini (kayanya, gak ingat), The Catcher in the Rye, Ch. 24

Kok google, saya kira Hilda search dengan kata kunci "poetry" di file pdf-nya, karena hubungannya sama puisi-nya Burns.

Baru saya cek, aha ternyata Hilda menggunakan versi http://www.goodreads.com/author/quotes/819789.J_D_Salinger untuk yang pertama...

Saya agak kecewa dengan Hilda... Lebih menyedihkan lagi saya tidak dapat menerangkan letak kekecewaan saya, jadi baik saya jelaskan dengan analogi berikut:

Kode:
JWS=Johnny Wirjosandjojo
RR=Hilda Rumambi

Ada seorang pemuda yang menurut rumor dia itu bajingan lagi orang terkuat di seluruh kota. JWS lagi kebosanan, tapi memang akhir-akhir itu hidupnya berjalan rata dan rata. Lain tidak.

JWS dengar rumor, dia penasaran. Dia ingin berkelahi dengan sonuvab*tch tersebut. Dia ingin menjajal seberapa kuat pemuda tersebut. Dia ingin tahu apakah darahnya akan terbakar atau tidak ketika menggeluti pemuda tersebut. Dia ingin tahu yang sebenarnya, setidak-tidaknya apa yang dia rasakan nanti. Jadilah mereka berkelahi. Tak usah diceritakan apa hasilnya.

Kemudian JWS menemui RR dan menanyakan pendapatnya soal pemuda tadi. JWS kira RR juga sudah berkelahi dengan pemuda tadi. Beberapa hari kemudian ternyata RR hanya menyampaikan ulang rumor yang pernah JWS dengar sebelum dia mencoba kekuatan si pemuda.

Nah, saya kira Hilda tahu pemuda tadi ini punya makna konotatif apa...

But, it doesn't matter much...

Tiap-tiap kan orang punya kepala sendiri-sendiri.

tinutuanskaledo mengatakan...

hahahhahaaa...analoginya pedih memerih ah...
ok, saya janji akan baca sampai tuntas dan mulai mencari tahu sampai dimana duel bisa dimainkan dan apakah sy akan menang disana...

a little bit dissapointed to me its ok, don't overestimate me, I'm still a human being...err is human, xixiixi.... :D

Johnny Wirjosandjojo mengatakan...

:p

mood saya lagi buruk. tapi asli tiap hari buruk.

jangan berjanji. sungguh. jangan.

Poskan Komentar

Selidik

x

Tag